Daftar dosa samsung
Beberapa saat yang lalu aku membeli sebuah handphone baru. Terpaksa ganti hp baru karena hp lamaku -- Siemens M55 -- raib diserobot pencopet! Huh..
Setelah melalui berbagai pertimbangan di bantu oleh Mobile-review, akhirnya aku putusin untuk membeli hp Samsung C200. Aku memilih Samsung karena aku belum pernah memiliki hp merek ini. Hp pertamaku Sony-Ericsson, disusul nokia, kemudian Siemens :)
Aku memilih Type C200 karena disamping cukup ekonomis (baca: duit lagi mepet), hp ini telah meyediakan fitur-fitur dasar yang aku pertimbangkan (color 65rb warna, polyphonic, gprs, dan java). Saat ini aku belum merasa perlu fasilitas infra-red, bluetooth, ato kamera yang hasilnya selalu pas-pasan.
Pada mulanya aku cukup puas dengan hp ini. LCDnya memang sangat bagus dibanding merek hp lain, ngejreng, ditambah lagi dengan desain menu grafis menu yang indah dan profesional. Dan seperti mitos hp samsung lainnya, polyfoniknya juga cukup memuaskan.
But hey....
setelah aku bereksperimen menggunakannya, aku merasa ada beberapa kekurangan yang membuat hp ini [ato hp Samsung?] membosankan untuk digunakan. Kekurangan fitur yang seharusnya sudah ada di hp low-end sekalipun.
Ini dia listnya:
Tidak bisa mengganti ringtone SMS dengan ringtone tambahan kita sendiri.
Jelas ini akan sangat membosankan dan tidak fleksibel. Biasanya aku sengaja memasang ringtone sms yang berdurasi cukup lama, karena ringtone sms yang terlalu pendek membuat aku tidak mengetahui ada sms baru yang masuk. Dan sekarang hal ini menjadi tidak mungkin karena samsung hanya menyediakan beberapa tone sms yang sangat pendek. :(
Tidak ada karakter ENTER
Aku sudah mencari di buku manual dari a sampai z tapi tetap tidak menemukannya.
Hari gini gak bisa ngetik ENTER?
Mode T9 selalu aktif
Samsung sepertinya ingin memaksakan penggunanya untuk memakai T9. Aku bisa menerima fitur ini kalau Samsung menyediakan dictionary T9 bahasa Jawa!
Tidak ada hint karakter yg tersedia pas ngetik text.
Ini harusnya disediakan terutama untuk mempermudah mencari karakter simbol.
Tidak ada informasi besar paket data tertransfer pada sesi GPPRS
Ini membuat aku tidak bisa memperkirakan biaya yang dihabiskan untuk ber-gprs ria :(
Tidak ada pengaturan profile
Jadi repot, masak harus mengganti manual pilihan ringtong, volume, vibrasi, satu per satu?
Tombol shortcut terlalu sedikit
Hanya bisa menggunakan 4 tombol : up-left-down-right
Berhubung penasaran, aku sempat mensurvey beberapa pengguna hp samsung tipe lain, tapi sepertinya itu adalah kekurangan standar hp samsung.
Apakah semua HP samsung memang seperti ini?
Jadi bingung neh, milih hp yang cocok :p
Setelah melalui berbagai pertimbangan di bantu oleh Mobile-review, akhirnya aku putusin untuk membeli hp Samsung C200. Aku memilih Samsung karena aku belum pernah memiliki hp merek ini. Hp pertamaku Sony-Ericsson, disusul nokia, kemudian Siemens :)
Aku memilih Type C200 karena disamping cukup ekonomis (baca: duit lagi mepet), hp ini telah meyediakan fitur-fitur dasar yang aku pertimbangkan (color 65rb warna, polyphonic, gprs, dan java). Saat ini aku belum merasa perlu fasilitas infra-red, bluetooth, ato kamera yang hasilnya selalu pas-pasan.
Pada mulanya aku cukup puas dengan hp ini. LCDnya memang sangat bagus dibanding merek hp lain, ngejreng, ditambah lagi dengan desain menu grafis menu yang indah dan profesional. Dan seperti mitos hp samsung lainnya, polyfoniknya juga cukup memuaskan.
But hey....
setelah aku bereksperimen menggunakannya, aku merasa ada beberapa kekurangan yang membuat hp ini [ato hp Samsung?] membosankan untuk digunakan. Kekurangan fitur yang seharusnya sudah ada di hp low-end sekalipun.
Ini dia listnya:
Tidak bisa mengganti ringtone SMS dengan ringtone tambahan kita sendiri.
Jelas ini akan sangat membosankan dan tidak fleksibel. Biasanya aku sengaja memasang ringtone sms yang berdurasi cukup lama, karena ringtone sms yang terlalu pendek membuat aku tidak mengetahui ada sms baru yang masuk. Dan sekarang hal ini menjadi tidak mungkin karena samsung hanya menyediakan beberapa tone sms yang sangat pendek. :(
Tidak ada karakter ENTER
Aku sudah mencari di buku manual dari a sampai z tapi tetap tidak menemukannya.
Hari gini gak bisa ngetik ENTER?
Mode T9 selalu aktif
Samsung sepertinya ingin memaksakan penggunanya untuk memakai T9. Aku bisa menerima fitur ini kalau Samsung menyediakan dictionary T9 bahasa Jawa!
Tidak ada hint karakter yg tersedia pas ngetik text.
Ini harusnya disediakan terutama untuk mempermudah mencari karakter simbol.
Tidak ada informasi besar paket data tertransfer pada sesi GPPRS
Ini membuat aku tidak bisa memperkirakan biaya yang dihabiskan untuk ber-gprs ria :(
Tidak ada pengaturan profile
Jadi repot, masak harus mengganti manual pilihan ringtong, volume, vibrasi, satu per satu?
Tombol shortcut terlalu sedikit
Hanya bisa menggunakan 4 tombol : up-left-down-right
Berhubung penasaran, aku sempat mensurvey beberapa pengguna hp samsung tipe lain, tapi sepertinya itu adalah kekurangan standar hp samsung.
Apakah semua HP samsung memang seperti ini?
Jadi bingung neh, milih hp yang cocok :p


1 Comments:
Wah betul sekali tuh, saya kebetulan juga skrg sdg pake HP Samsung E250 beli baru. Pertama kali liat iklannya saya suka apalagi modelnya yg tipis dan sleding, ditambah lagi fitur-fiturnya tapi setelah saya miliki. Saya sedikit kecewa karena ternyata nada SMS maupun nada Panggil tidak bisa lama, jadi kalau ada yang telpon saya hrs cepat-cepat mengakatnya kalo tidak akan terjadi miscall, begitu pula dengan nada sms yg tidak bisa memakai nada pilihan sendiri, jadi sedikit bosan dan tentunya saja dengan nada SMS yang tidak panjang, jadi nya tidak terdengar kalau sedang di jalan atau mall. padahal saya beli hp tersebut (bagi saya) sudah sangat mahal sekali dengan jumlah uang segitu. yah mudah-mudahan untuk kedepannya Samsung dapat memperbaiki kekurangan-kekurangannya. thank u
Post a Comment
<< Home