Thursday, June 02, 2005

Review: Acer Aspire 3002NLCi

Sudah sekitar satu bulan ini aku menggunakan Acer Aspire 3002NLCi, menggantikan PC jadulku. Dulu sempat ragu juga membeli notebook ini mengingat harganya yang relatif murah dibandingkan dengan harga notebook yang lain. Memang sih, pinginnya beli notebook yang murah, tapi performa bagus :))
Sempat masuk ke nominasi, notebook ECS G733 yang menggunakan processor Intel Pentium IV 2.4 Ghz, yang harganya sedikit lebih mahal (sekitar 8,5 jt) dibanding Acer Aspire 3002 (di bawah 7,5 jt).

Spesifikasi umum hardware Acer Aspire 3002NLCi:
- Mobile AMD Sempron processor 2800+
- 15.0 XGA TFT LCD
- 40 GB HDD
- DVD/CD-RW Combo
- 256MB DDR
- 802.11b/g wireless LAN
- SiS M760GX 64MB VGA Shared Memory

Pertanyaan pertama yang muncul adalah: mengapa harganya murah? Apa yang jelek dari notebook ini? Apakah prosesor AMD Sempron bagus? Bagaimana performanya dibanding prosesor Intel? Dari hasil googling, review yang cukup memuaskan tentang AMD Sempron aku peroleh di techwarelabs. Ini pun bukan Mobile AMD Sempron 2800+ 1.6 GHz, melainkan AMD Sempron 2800+ 2.0 GHz. Hmm... bagaimana dengan versi mobilenya?

Okey... yang akan aku bahas di sini adalah pengalamanku satu bulan bersama Acer Aspire 3002NLCi. Mudah-mudahan bisa bermanfaat sebagai referensi buat yang sedang mempertimbangkan membeli notebook :)

Penasaran dengan performa notebook ini, aku melakukan benchmark menggunakan Sisoft Sandra 2005, PCMark 2004, 3DMark 2003, dan 3dMark 2001 SE.

Sisoft Sandra 2005 Benchmark
Dari hasil benchmark, terlihat bahwa performa Mobile AMD Sempron 2800+ 1.6 GHz ternyatatidak kalah dibanding dengan Intel M Processor. Bahkan pada benchmark CPU Aritmatic, Mobile AMD Sempron mampu mengalahkan Intel Pentium M dengan clock speed sama ;)
Skor hasil benchmark beberapa modul:
CPU Arithmatic Benchmark
- Dhrystone ALU : 7409 MIPS
- Whetstone FPU/iSSE2 : 2530/3272 MFLOPS



CPU Multi-Media Bechmark:
- Integer x4 aEMMX/aSSE : 17100 it/s
- Floating-point x4 iSSE2 : 18868 it/s



File System Benchmark : 30MB/s
Memory Bandwith :
- RAM Bandwith Int Buff'd iSSE2 : 1979 MB/s
- RAM Bandwidth Float Buff'd iSSE2 1982 MB/s

PCMark 2004 Benchmark
- PCMark System Test score: 2329

3DMark Bechmark
Hasil benchmark pertama menggunakan 3DMark cukup mengejutkan, yakni Windows Crash! Macet total :(( Sempat panik, apakah ini adalah bug hardware? VGA dan motherboard tidak cocok? Usut punya usut, ternyata masalahnya ada pada Windows. Setelah upgrade service pack dari WinXp SP1 menjadi WinXp SP2, Windows tidak lagi crash dan benchmark berjalan mulus. Phew....

- 3DMark 2000 default benchmark (1024x768) score: 1301
- 3DMark 2001SE default Benchmark (1024x768 32bit) score: 1383
- 3DMark 2003 default benchmark (10245x768) score: 157

Battery Test
Test baterai memberikan hasil yang kurang memuaskan. Notebook bertahan hanya sekitar 1 jam, meskipunWi-Fi dalam kondisi non aktif :( Mungkin karena Sempron membutuhkan daya yang lebih tinggi, serta penggunaan baterai 4 sel, bukan 8 sel.
Pengubahan power scheme menjadi max battery , meskipun bisa menurunkan clock speed processor menjadi 800MHz, tidak memberikan tambahan daya tahan baterai secara signifikan. Bahkan, ketika baterai tersisa kurang lebih 50%, terjadi hal yang lebih mengejutkan, yakni Windows hang! Ketika direstart, windows pun hanya memperlihatkan layar yang gelap, tidak sempat memperlihatkan layar login. Ini akan terus berlanjut sampai notebook dihubungkan dengan power AC. Anehnya, ini hanya terjadi pada pemilihan power sheme max battery, bukan yang lain. Sampe saat ini aku belum menemukan solusi untuk masalah ini. apakah ini bug hardware? Atau masalah software seperti kasus benchmark 3DMark pada Windows XP Service Pack 1?

Kesimpulan
Daya tahan baterei yang hanya 1 jam, menjadi kelemahan utama notebook ini. Ini menjadikan Acer Aspire 3002 lebih cocok sebagai PC desktop replacement. Selain itu, ukuran layar yang 15membuat notebook ini cukup lebar, sehingga kadang dirasa terlalu besar untuk diajak bepergian.
Kelemahan lain yang aku rasakan adalah kecerahan LCD yang kurang maksimal, sehingga ini bisa menjadi nilai minus bagi desainer grafis yang membutuhkan akurasi dan detil warna yang sangat tinggi. Aku tidak bermaksud menyebut kualitas LCD jelek atau tidak memuaskan, aku hanya tidak bisa menyebutnya sempurna.
Di luar kelemahan-kelemahan tersebut, notebook ini memiliki keunggulan pada harganya yang relatif murah. Ini membuat Acer Aspire 3002 NLCi sangat layak untuk dipertimbangkan bagi yang ingin membeli notebook dengan harga murah namun dengan performa yang cukup bagus :)